Taman Nasional Bali Barat (West Bali) terletak di pesisir barat Pulau Bali, mencakup 190 km² daratan dan 34 km² perairan laut. Taman ini memadukan hutan tropis, sabana, pegunungan, mangrove, pantai berpasir, dan terumbu karang. Lebih dari 200 spesies satwa dan burung hidup di sini, termasuk spesies langka dan endemik
Taman ini didirikan pada tahun 1917, ketika pemerintah Belanda menetapkan Bali Barat sebagai kawasan lindung karena adanya spesies langka seperti Jalak Bali dan harimau Bali. Pada tahun 1941, kawasan ini resmi berstatus cagar nasional, dan pada tahun 1947, setelah Indonesia merdeka, status tersebut ditegaskan kembali. Saat ini, taman ini mencakup sekitar 13% dari total luas Pulau Bali
Lanskap dan alam
Taman ini memiliki hutan tropis di bagian selatan, sabana ekuatorial di bagian utara, serta pegunungan di bagian tengah dengan puncak-puncak vulkanik seperti Gunung Patas (1412 m). Semenanjung Prapat Agung dan Pulau Menjangan dikelilingi terumbu karang. Menjangan tidak memiliki penduduk tetap, namun terdapat beberapa pura dan populasi rusa Jawa yang besar

Satwa liar
Penghuni paling terkenal di taman ini adalah Jalak Bali (myna). Anda juga bisa menjumpai babi hutan, kucing kuwuk, rusa Jawa, monyet ekor panjang, tupai raksasa, elang, burung rangkong, penyu laut, hiu karang, gurita, dan banyak spesies lainnya


Flora
Taman ini kaya akan tanaman langka seperti pohon salamander, myrtle raksasa, cendana putih, rosewood India, anggrek liar, dan hutan mangrove. Total terdapat 175 spesies tumbuhan, dan 14 di antaranya terancam punah
Aktivitas
Pintu masuk taman berada di Desa Cekik, dekat Gilimanuk. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan:
- • Trekking: jalur dengan tingkat kesulitan berbeda, dari rute singkat (2 jam) hingga rute panjang (5–8 jam), seperti mendaki Gunung Klatakan
- • Wisata perahu: mengunjungi Pulau Menjangan dengan pura dan satwanya, atau menjelajahi hutan mangrove di Teluk Gilimanuk
- • Diving dan snorkeling: di terumbu karang Menjangan atau di area pasir vulkanik Gilimanuk yang kaya kehidupan laut

Pura di dalam taman
Di dalam kawasan taman terdapat pura-pura suci seperti Pura Segara Rupek, Pura Teluk Terima, dan Pura Dang Kahyangan-Banyuwedang, yang dapat dikunjungi saat tur

Waktu terbaik untuk berkunjung
Disarankan datang pada musim kemarau, dari Mei hingga September. Taman ini menarik pengunjung dengan alamnya yang unik serta kesempatan menikmati keindahan alam liar Indonesia

Taman Nasional Bali Barat ada di sini